Kata asam (acid) berasal dari bahasa latin acidus yang berarti rasa asam. Larutan asam dapat encer atau pekat. Larutan encer mengandung hanya sedikit asam, sedangkan larutan pekat mengandung banyak asam. Berikut beberapa contoh asam:

Asam Kuat / lemah Terdapatnya / digunakan
Asam askorbat lemah Dalam buah-buahan, disebut juga vitamin C
Asam karbonat Lemah Dalam minuman bersoda
Asam sitrat Lemah Dalam jeruk dan lemon
Asam asetat Lemah Dalam cuka makanan
Asam laktat Lemah Dalam yoghurt
Asam salisilat Lemah Dalam aspirin
Asam fosfat Sedang Dalam pembuatan cat anti karat, dalam pembuatan pupuk
Asam klorida Kuat Dalam getah lambung, penyepuhan sebagai pembersih permukaan logam
Asam nitrat kuat Dalam pembuatan pupuk dan bahan peledak.

Beberapa sifat asam adalah sebagai berikut:

  • Asam mempunyai rasa asam
  • Asam mengubah warna lakmus biru menjadi merah
  • Asam bersifat korosif, dapat melarutkan berbagai jenis logam, misalnya logam zink dan magnesium.
  • Asam dapat melarutkan batu kapur menghasilkan gas karbon dioksida.

Asam dalam tubuh: jaringan yang melapisi dinding lambung menghasilkan asam klorida, suatu asam yang sangat kuat. Getah lambung mempunyai pH sekitar 1 – 2. Asam klorida dalam lambung ini berfungsi untuk mematikan bakteri yang terdapat dalam makanan. Juga untuk menciptakan kondisi yang sesuai untuk memulai pencernaan protein.

Hujan asam:

Air hujan biasanya bersifat asam dengan pH sekitar 6. Hal itu terjadi karena karbon dioksida yang terdapat dalam udara sebagian larut dalam air hujan menghasilkan asam karbonat. Air hujan yang pH nya kurang dari 5,6 disebut dengan hujan asam.

Hujan asam terjadi karena udara tercemar oleh oksida-oksida yang bersifat asam, khususnya oksida belerang (SO2 dan SO3) dan oksida nitrogen (NO2). Oksida belerang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, khususnya batu bara, dan industri pengolahan logam. Adapun oksida nitrogen berasal dari asap kendaraan bermotor dan asap industri. Hujan asam menimbulkan kerugian antara lain:

  • Merusak tumbuhan (hutan): hujan asam dapat mengubah pH tanah sehingga kondisinya tidak sesuai bagi tumbuhan dan mengakibatkan pohon atau tanaman mati.
  • Mengurangi kesuburan tanah: air hujan yang asam dapat membilas unsur-unsur hara dalam tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah
  • Mematikan biota air: hujan asam dapat mengubah pH air sehingga mematikan ikan-ikan dan biota air lainnya
  • Merusak bangunan: khususnya yang terbuat dari logam dan batu pualam (karbonat)

UNTUK INFO LEBIH LANJUT, SILAHKAN  KLIK DISINI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s